sebagai budak melayu yang hidup dan besar di tanah Melayu
belakangan ini cukup menyedihkan melihat penggunaan Bahasa Melayu di Bumi Melayu itu sendiri
tanpa disadari ternyata penggunaannya mulai tergerus perkembangan jaman
mulai dari Bahasa Indonesia itu sendiri yang mulai mengalami pergeseran ke bahasa gaul jaman sekarang
hingga pemendekatan kata yang digunakan
tak dipungkiri bahwa saya sendiri pun kerap melakukannya
tapi tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki sebelum semuanya memang benar-benar hilang
Bahasa Melayu merupakan cikal bakal Bahasa Indonesia kini mulai tergeserkan
saat ini banyak sekolah-sekolah mulai dari TK yang notabene bisa dikatakan tempat belajar yang paling dasar
yang menawarkan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantarnya bahkan menggunakan Bahasa Mandarin pun bisa dijumpai di beberapa sekolah kini
mengapa bukan Bahasa Indonesia? apakah karena bahasa ibu maka di`nomer duakan` ?
tak kita sadari bahwa Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang cukup sulit untuk di pelajari!
bercermin ke Singapura yang mempunyai 4 bahasa resmi kini menambahkan pembelajaran Bahasa Ibu ke dalam kurikulum dalam pembelajaran di bangku sekolah karena menganggap bahwa Bahasa Melayu adalah bahasa pemersatu di negara tersebut.
Lalu bagaimana dengan Indonesia khususnya daerah Riau dan Riau kepulauan yang berada di Semenanjung Malaya dimana Bahasa Melayu itu berasal? Riau dan Kepulauan Riau sebagai daerah Melayu pun memasukkan pembelajaran Melayu sebagai muatan lokal, namun semakin jarang dan sedikit orang yang menggunakannya saat ini kecuali jika kita kembali ke daerah tertentu dimana Bahasa Melayu masih lestari.
Pada tahun 2010 bertepatan dengan Kenduri Seni Melayu yang dihadiri oleh beberapa negara
diadakanlah Konferensi Bahasa Melayu
sebagai langkah positif untuk tetap terus mengekalkan Bahasa Melayu, hal ini tentu saja bisa menjadi titik awal penggunaan Bahasa Melayu itu sendiri di tanah Melayu
Terima kasih & lampiran :
1. Wiki >>> http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Melayu
2. Cabiklunik >>> http://cabiklunik.blogspot.com/2008/10/ulrich-kratz-bahasa-indonesia-sulit.html















kata mereka